Friday, June 19, 2009

Finding Him...

Banjarmasin, 17 Juni 2009

Sedih, karena saat aku merasa menemukannya, dia malah pergi. Argh…!!! Lelah rasanya bertahan. Jenuh rasanya melewati hari dengan masih terpaku pada seseorang. Tapi juga berat rasanya jika harus kembali memulai dari awal.

Menemukan seseorang yang kuanggap close to perfect membuatku sulit untuk berpaling. Close to perfect menurutku itu seperti apa sih?! Jawabannya, aku merasa nyaman bersamanya. Aku selalu merindukannya. Aku bias menerima kekurangan dan kagum akan kelebihannya. Aku pun berusaha menjadi lebih baik karena (bukan demi) dia, tanpa diminta. Berlebihankah jika perasaan seperti itu membuatku terjebak pada sebuah harapan, yaitu bisa bersamanya?!

Finding him. Apakah aku memang telah menemukan dia? Apakah dia memanglah ‘dia’? Atau dia hanyalah seseorang yang hanya singgah sebentar sebelum ‘dia’ datang?!


- Welcome home, Kk menyebalkan -

Thursday, June 4, 2009

I'm Join to Banjar Film Community: ScreenDocs! Traveling 2009

Aku tuh penikmat film, baik fiksi ataupun dokumenter. So, senang rasanya bisa gabung di Banjar Film Community. Sudah alam aku ingin belajar jadi script writer. Semoga dengan gabung di Banjar Film Community keinginanku itu bisa tercapai. Amin. :)

Cerita awal mula aku bergabung di Banjar Film Community cukup lucu. Gara-gara motor Aban kehabisan bensin tepat di depan komplek rumahku, dia berinisiatif mampir to pinjam duit (btw belum kam bayar lagi, Ban ^.^v). Terus dia cerita kalau Banjar Film Community lagi - personil to jadi panitia ScreenDocs! Pengangguran kayak aku yang emang suka film jelas mupenk. Apalagi aku sudah lama tau ada Banjar Film Community (secara, Jelek, Fuad, Eko, n K Upik juga orang Banjar Film Community).

5 - 7 Juni 2009 Banjar Film Community punya kegiatan yang dipelopori oleh In-Docs. Nama kegiatannya ScreenDocs! Traveling 2009. Acaranya berupa pemutaran film dan diskusi dengan para pembuat film dokumenter. So, bagi yang suka film datang aja ke Taman Budaya. Bakal 3 hari nonton film dokumenter gratis!! Ada kelas pengenalan film dokumenter dan bazar juga loh...

Film" dokumenter yang akan ditayangkan a/l 5 film MEtro TV Eagle Awards 2008 (Prahara Tsunami Bertabur Bakau, Pulau Bangka Menangis, ...), Football Undercover (tentang tim sepakbola wanita BSV Al-Dersimspor di BErlin & tim sepakbola nasional wanita Iran), ... dan yang bikin aku penasaran nonton tuh The Birthday (NL, 2006). The Birthday ini bercerita tentang lelaki muda yang berubah menjadi wanita melalui operasi transeksual di Iran. PAcarnya juga seorang transeksual (wanita menjadi laki"). Film ini akan menjadi film pertama yang ditayangkan di ScreenDocs! Traveling 2009 yang juga diikuti dengan diskusi transgender. BIkin penasaran kan?!

Di ScreenDocs! aku jadi seksi acara (hmm..., kerjaan berat euy!!). Wish me luck yap! Doakan juga ScreenDocs! Traveling 2009, Banjar Film Community ini sukses. Amin. :)

Monday, June 1, 2009

Longing to Traveling

Sebenarnya udah lama ngonsep narasi buat postingan kali ini. Tapi, berhubung di rumah gak ada laptop atau kompie dan gak mood ngetik narasi panjang di warnet, kapan-kapan ajah ya narasi panjangnya ^.^v
semoga foto-foto ini dapat bercerita....
Selasa (26/5) lalu aku traveling ma sohib. Planing awalnya traveling berdua, truz berkembang menjadi reuni SMP kecil-kecilan. UUJ, akhirnya, kembali cuma berdua (Puff!!).

at Wasaka Museum....

Museum Wasaka Tutup! Gak buka tiap hari ya?!



Museum Wasaka Port juga sepi. Foto-foto ah.... ^.^v



vandalisme = apatis + ego + gak bertanggung jawab!

Oich! Kami sempat ditraktir pama pentol loh. Beliau terharu kali yach sama ketulusan hati kami dalam membantu sesama. Andaikan saat itu merupakan adegan dari reality show 'Tolong", bakalan dapat duit deh. hehe.... ^.^v


at Barito Bridge

Coba letaknya di tengah kota, pasti + keren!!



Kelas 3 SMP aku tenggelam di sungai ini waktu kemah bakti PMR. Nasip orang gak bisa berenang. hiks!!




Obyek wisata Jembatan Barito tinggal cerita. Sarananya rusak semua!! Tapi tetap aja dipungut biaya masuk 5ribu (ough!!)



Pulau Bakut (terletak di bawah Jembatan Barito) tergenang! (Ada yang punya foto Pulau Bakut yang dipotret dari udara atau yang terlihat jelas kalau dia ada di tengah-tengah Sungai Barito gak?!)



Mencari rezeki dari masyarakat yang lewat...



Me on Barito Bridge. Oich!! Yang mau tau rasanya gempa bumi kecil nongkrong aja di sini. Pas ada truk lewat, rasakan sensasi getarannya.... (suer, bikin aku parno!!)


Di perjalanan pulang kami diguyur hujan. Kasihan, motor baruku jadi kebasahan! ^.^v

Thursday, May 21, 2009

Negeri van Oranje & Traveling Impianku

Selain The Naked Traveler, Travelers Tale, Ciao Italia!, Akar (trilogi Supernova), Sang Pemimpi (tetralogi Laskar Pelangi), The da Vinci Code, Angel and Demon (belum nonton filmnya, hiks!), Kambing Jantan, .... (gak ketinggalan Atlas Indonesia dan Dunia), satu lagi buku yang bikin aku mupenk abiz to traveling ke banyak tempat di bumi tercinta ini. Bikin aku mupenk to study abroad juga (I hope it become true, but I must make My English well first!).

Negeri van Oranje. Cetak pertama April 2009. Adingku beli ni buku 15 April 2009 di toko buku diskon favorit kami. Kebetulan gak lama setelah dia selesai baca ada kawan yang mau pulkam ke Banjarmasin. Dititipkannyalah Negeri van Oranje ini agar bisa segera aku baca. Yach, walau gara-gara kawanku itu sibuk dan aku pulkam ke BArabai cukup lama barusan 2 malam yang lalu ni buku sampai di tanganku. Bukunya cukup tebal (walau cuma separuhnya HP 7 yang mencapai 999 hal). Tapi dari awal ni buku sudah keliatan kalau kisahnya keren, lucu, fun, inspiratif (sejalan dengan komentar Trinity, Raditya Dika, Andrea Hirata, n Luigi yang ngasih komennya bs dibaca di sampul novel ini lah!).

Buku ini membawa berkeliling walanda (bahasa Banjar = Belanda) dan mengenal budaya serta kehidupan mahasiswa Indonesia di sana kayak travel guide gituh (lebih dari sekadar peta wisata kan?!). Kisah-kisah yang menampakkan idealisme dan nasionalisme anak muda Indonesia pun gak ketinggalan. Tentunya, kisah roman ikut menghioasi jalan cerita buku ini :) Apalagi salah satu tokohnya, si Banjar, dikisahkan sebagai urang Banjar, eksmud lulusan ITB, anak saudagar bawang. Bikin + mupenk mu ikutan kuliah disana d! (jadi ingat Pa Komang, dosen favoritku, yang dulu nyaranin aku to ambil S2 Manajemen Desaster di BElanda. Pa kabar Pa? Masih di Malaysia?!).

Tapi....
Belanda yang terkenal dengan kincir angin, bunga tulip, kanal-kanal, klompen, Ajax Amsterdam, zona legal to perkawinan sesama jenis & perdagangan ganja, red light district (tau gara-gara dulu sering nonton acara tv tengah malam yang hostnya Lia Waroka -lupa judulnya-), .... berada di bagian Eropa yang suhu udaranya dingin (banget?!). Pinggiran kota Batu aja dinginnya nauzubile apalagi disana yang jauh banget dari garis khatulistiwa. Jangan-jangan kerjaanku kalau winter berhibernasi mulu (hoho..).

Ough!!
Rasayna udah lama banget gak traveling (pas di Barabai kemarin kawan-kawan PB IMAHAGI bikin aku 'panas' coz mereka pada kumpul di Bandung, hiks!). Padahal masa menganggur adalah masa yang paling pas to traveling. Tapi menganggur bikin aku gak punya pemasukan (include uang jajan) to traveling. Belum lagi masih harus izin ortu (walau gak sulit amat c asal gak traveling sendirian).

Oich, 2 minggu lalu ada c jalan ma ortu ke Marabahan. Jalanin ritual keluarga yang udah lama gak dijalanin (walaupun minus ading), yaitu menghabiskan sore dengan nongkrong di dermaga. Biasanya c dermaga Kuala Kapuas. Tapi, berhubung aku belum pernah liat jembatan Rumpiyang dan ke Marabahan, sekalian main ke rumah uwa Ati di Sungai Gampa, jadi ritualnya berubah tempat d! Tapi sayang gak ada kamera. Padahal lewat Rumpiyang pas sunset, indah banget!

Ambisi travelingku c sebenarnya gak muluk (walau mengunjungi banyak t4 di Indonesia dan dunia adalah impian terbesar). Aku ingi..n banget menjelajahi KalSel. Berjalan di titian panjang di Danau Panggang, liat kerbau rawa, ber-rafting bamboo di Sungai Amandit, menapaki Pegunungan Meratus, dan mendatangi pulau-pulau kecil yang ada di KalSel. Ada yang bisa bantu mewujudkan impianku?

Mmm..., jadi pingin posting foto-foto waktu traveling ma kawan-kawan dulu. Mengingat masa-masa itu. hehe...

Bromo, I'm in Love



Road to Blitar



Touring barat JaTim



Pingin traveling dan foto-foto lagi...

Sunday, May 17, 2009

With My Mom...

Tadi malam di kamar ajah baca komik Detektif Conan yang aku pinjam dari adik sepupu ditemani mama. Trus mama keluar kamar, nyantai gitu deh di teras rumah.
'Kok rame yach?' tanya mama pada dirinya sendiri, pada malam, pada aku juga sih yang bisa dengar suara mama walau masih berada di kamar.
'Oich, malam ini kan ada konser Hijau Daun, malam minggu lagi!' jawab mama untuk pertanyaannya sendiri.
Aku pun akhirnya keluar, ikutan duduk-duduk di teras rumah. Iya, lebih ramai dari tadi pagi yang adalah hari pasarnya pasar Barabai. Jauh lebih ramai malah. Mungkin karena jarang-jarang ada konser dari band terkenal di sini.
'Kayak apa sih lagunya Hijau Daun tuh?'
Akupun menyanyikan lagu yang emang sudah gak asing di telinga mama. Tapi mama mana hapal nama-nama band yang baru (kecuali Ridho Rhoma & Sonet 2 Band, hehe...). Band favoritnya aku (Mocca) dan adink (SID) juga dijamin mama gak bakalan tahu :p

Banyak banget yach tadimalam yang nonton Hijau Daun dan Ello yang konser di lapangan Dwi Warna? Habis, kayaknya dari penjuru (ujung) kampung tempat aku tinggal semuanya pada ke sana. Ada yang naik motor, sepeda, bahkan jalan kaki. Tapi ada yang mama dan aku suka saat melihat keramaian tadi malam karena sulit (bahkan kaykanya gak bisa ditemukan lagi di Banjarmasin). Itunah, banyaknya anak muda yang naik sepeda buat nonton tuh konser. Rasanya asik banget melihat mereka. Seru. Sehat. Tanpa polusi pula. hehe...
Jadi pingin naik sepeda...

Monday, April 13, 2009

Hidupku Hampa Tanpa...

Sebelumnya, aku mau say welcome to jalan Veteran (Banjarmasin) yang gak pernah jauh dari kata macet to diriku sendiri!! ough..

Hidupku hampa tanpa...
- Kekasih (well, gak juga tuh! Aku gak sedesperate itu)
- boken ulinku (-postingan sebelumnya- udah balik ke pelukanku lagi kok.. Bukan benda yang berharga banget juga to aku. So, bukan ini yang kumaksud)
- Sepeda motor (bakal dibeliin yang baru nih! Asiiik.. Habis, sepeda motor di rumah cuma 1. Masak rebutan sama abah.. Lagian yang ada udah sekarat! Hitung-hitung bayaran setelah aku gak punya sayap selama di Malang -kemana-mana naik angkot- hehe...)

jawabannya a/..
Hidupku Hampa (banget) Tanpa LAPTOP!! Minimal kompie lah.. Habis, satu-satunya laptopku ditinggal di MAlang. Dipakai adingku yang sekarang lagi ngerjain skripsi (secara, tu laptop 1 to berdua). Harus kerja dan nabung dulu niy biar bisa punya laptop lagi (hope soon). Habisnya, aku gak tahan jauh dari benda canggih itu.

Nonton film pakai laptop. Dengar musik pakai laptop. Belajar (termasuk nulis blog) pakai laptop. Ngegame (walau doyannya Spider Soltaier doank) pakai laptop. Bahkan, menyejukkan jiwa dengan dengarin lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an pun pakai laptop!! Hampa banget deh jadinya hidupku tanpa laptop. Huhuhu.. T.T

Doakan aku bisa segera beli laptop yach (amin). Aku gak narget beli yang merknya apel (sengaja disalahin) kok (habis fiturnya bikin bingung!). Udah hepi banget kalau bisa beli laptop kayak punya Kk menyebalkan (haha, berapa lama yach nabung to beli laptop kayak itu?! Jauh lebih mahal dari laptopku sebelumnya tuh.. ^.^v).

Kalau udah punya laptop (lagi), aku mau pasang internet di rumah ah.. Biar bisa sering OL (dasar netter!!)

Wednesday, April 8, 2009

Pulau Galesnjak, pulau kecil berbentuk hati

Pas iseng browsing artikel buat bacaan, aku ketemu sama artikel menarik ini. Tentang sebuah pulau kecil di lepas pantai Kroasia yang luasnya 13 ribu meter persegi. Pulau ini begitu menarik karena berbentuk amor alias hati. Lihat saja foto udara yang di dapat oleh satelitnya google earth ini. Benar-benar kayak amor kan?!

Pulau Galesnjak, begitu nama 'pulau hati' itu. Pulau ini dimiliki oleh keluarga Vlado Juresko. Keluarga ini sendiri awalnya tidak sadar kalau pulau mereka itu berbentuk amor. "Itu luar biasa. Kami pikir itu adalah pulau berbentuk hati paling sempurna di dunia," begitu kata Juresko.

Percaya atau tidak, Juresco malah mengetahui bahwa pulaunya berbentuk hati setelah pihaknya kebanjiran permintaan para pasangan dari seluruh dunia, yang ingin tinggal di sana. "Kami selalu berpikir itu sedikit berbentuk seperti hati. Tapi sejak tampil di Google Earth dan semua orang bisa melihat, seluruh dunia tampaknya ingin tinggal di sana," imbuhnya. "Tidak ada orang yang tinggal di sana, jadi kalau sepasang kekasih ingin menghabiskan waktu sendiri, itu adalah pulau yang sempurna," promosi Juresco. Berminat?!

Subhanallah… Ciptaan Allah memang begitu menakjubkan.

Tempat aku temuin artikel ini (klik di sini)